Logo Agam
DINAS PENANAMAN MODAL PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DAN KETENAGAKERJAAN KABUPATEN AGAM

Profil UPT Balai Latihan Kerja


Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Agam tahun 2015, jumlah penduduk Kabupaten Agam 472.995 jiwa, dari jumlah tersebut sekitar 9.811 jiwa merupakan usia sekolah khususnya sedang menjalani pendidikan di SMA/SMK. Sementara itu jumlah pengangguran di Kabupaten Agam mencapai 12.435 orang hal ini merupakan masalah bersama, antara pemerintah, swasta dan masyarakat, artinya ini merupakan tugas kita untuk mengurangi masalah ini secara bersama-sama. Banyak hal yang menyebabkan cukup tingginya angka pengangguran, selain masih kurangnya motivasi, etos kerja, disiplin, kreatifitas, inovasi dan skill kerja juga masih rendahnya penyerapan tenaga kerja oleh dunia usaha. Disamping itu juga kurangnya jiwa wirausaha (enterpreneurship) dikalangan generasi muda kita. Untuk itu langkah yang telah dan sedang dilakukan, guna mengurangi angka pengangguran tersebut adalah melakukan program pelatihan kerja berbasis kompetensi, hal ini perlu kita lakukan guna mengasah dan meningkatkan pengetahuan dan skill yang bisa diterapkan nanti baik untuk membuka lapangan usaha sendiri maupun bekerja diperusahaan.

Visi

TERWUJUDNYA TENAGA KERJA YANG KOMPETEN, PRODUKTIF DAN MANDIRI.


Misi

Dalam pencapaian visi diatas maka ditetapkan misi yaitu : 1. Mewujudkan peningkatan pelatihan dan keterampilan yang berbasis kompetensi dan professional; 2. Mewujudkan profesionalisme dan kualitas tenaga pengelola dan instruktur; 3. Mewujudkan sistem manajemen mutu berstandarkan ISO 9001:2015; 4. Mewujudkan peningkatan kerjasama dengan pihak terkait.

Tugas

Berdasarkan Peraturan Bupati Agam Nomor 5 Tahun 2016, Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja Kabupaten Agam mempunyai tugas melaksanakan kegiatan teknis operasional dan kegiatan teknis penunjang Dinas di bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kerja


Fungsi

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, UPT BLK mempunyai fungsi : a. penyusunan program pengembangan pelatihan tenaga kerja; b. pelaksanaan kerjasama pelatihan keterampilan dan pemagangan bagi tenaga kerja; c. pengkajian, pelatihan, penerapan dan bimbingan kerja; d. inventarisasi, identifikasi pelatihan kerja dan pemasaran tenaga kerja; e. sosialisasi dan penyuluhan program pelatihan; dan f. pengelolaan urusan ketatausahaan